INI DIA : Ilmuwan Ditangkap karena Membuat dan Menjual COVID-19 ke China?

NAH INI DIASempat beredar Lewat aplikasi chat bahwa Kabar tentang seorang ilmuwan asal Universitas Harvard, Amerika Serikat bernama Charles Lieber ditangkap karena membuat dan menjual virus corona COVID-19 ke China beredar Melalui  media sosial istagram facebook twitter dan aplikasi chat whatsapp.

Kabar ini disebarkan akun Twitter @JohnBWellsCTM pada 5 April 2020. Akun Twitter ini

 

USA just discovered the man who manufactured and sold the #coronavirus to #China. Dr #CharlesLieber, head of the chemistry and biology department at #HarvardUniversity, USA. He was just arrested today according to American department sources,” tulis akun Twitter @JohnBWellsCTM.

Konten yang diunggah akun Twitter @JohnBWellsCTM telah 26 ribu kali dibagikan warganet.

ilmuwan asal Universitas Harvard

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Nahinidia.info menelusuri kabar tentang ilmuwan asal Universitas Harvard Charles Lieber yang ditangkap karena membuat dan menjual virus corona COVID-19 ke China.

Penelusuran dilakukan menggunakan situs pencari Google Search dengan memasukkan kata kunci “Charles Lieber”.

Hasilnnya terdapat beberapa artikel yang menjelaskan mengenai Charles Lieber. Satu di antaranya artikel berjudul “False headline claim: Harvard Professor arrested for creating and selling the new coronavirus to China” yang diunggah situs reuters.com pada 7 April 2020 lalu.

Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa Kementerian Kehakiman AS memang menangkap Lieber, tapi bukan karena menciptakan virus corona baru untuk dijual ke China.

Lieber dan dua peneliti China di luar Harvard University dituntut pengadilan karena berbohong terkait dugaan keterlibatan mereka dengan pemerintah China.

Penangkapan ketiganya merupakan bagian dari upaya agresif otoritas AS untuk menghalau apa yang mereka sebut sebagai “taktik China untuk mencuri kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi milik AS”.

Pada 28 Januari 2020, jaksa menuduh Lieber berbohong soal partisipasinya dalam program Thousands Talents Plan besutan China, yang dibuat untuk merekrut peneliti dari luar negeri.

 

Kesimpulan

Kabar tentang ilmuwan asal Universitas Harvard, Amerika Serikat bernama Charles Lieber yang membuat dan menjual virus corona COVID-19 ke China ternyata  HOAX

Charles Lieber ditangkap atas sangkaan berbohong dan membocorkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi Amerika Serikat ke pemerintah China itu saja sebenarnya yang terjadi di berita yang sempat heboh di dunia maya ini.